Pada 3 Juni 2022, Fakultas Pertanian ULM menyelenggarakan kuliah umum seri ke-17. Kuliah umum kali ini mengundang Dr. Ir. MA (Maja) Slingerland, yang merupakan Teacher in Global Food Security in Sustainable Development in Wageningen University & Research, Belanda. Pada kuliah umum ini Dr. Maja memaparkan tentang bagaimana semestinya desain perkebunan kelapa sawit yang berkelanjutan terutama penerapan paladikultur. Beliau berkata “konsep perkebunan kelapa sawit yang baik harus dapat diintegrasikan dengan tanaman lain seperti sayuran, buah-buahan dan tanaman lain yang menguntungkan. Selain mengintegrasikan, konsep pengolahan produk panenan yang bernilai jual juga menjadi suatu hal yang harus diperhatikan agar mendukung perkebunan sawit berkelanjutan”.

Peserta kuliah umum kali ini berasal dari berbagai kalangan dan asal daerah. Jumlah peserta yang hadir yaitu sekitar 88 orang, yang mana banyak dihadiri oleh praktisi perkebunan. Hal ini menunjukkan kuliah umum seri 18 sangatlah penting dan menarik untuk dibahas. Pada sesi tanya jawab beberapa pertanyaan menarik yang mengulik wawasan disampaikan ke Dr. Maja. Salah satu pertanyaan yaitu tentang bagaimana penerapan sawit berkelanjutan di lahan basah? Dr. Maja menjawab pertanyaan tersebut bahwa sawit berkelanjutan tidak memandang spesifik lokasi hanya saja konsep pertanian berkelanjutan menyesuaikan sesuai potensi dan keadaan wilayah.

Kuliah umum seri ke-18 ini dibuka oleh  Dekan Faperta ULM yaitu Dr. Ir. H. Bambang Joko Priatmadi, M.S. beliau sangat bangga pada kuliah umum kali ini bisa menghadirkan narsumber dari Whageningen University, dengan hadirnya narasumber dari luar ini menandakan Fakultas Pertanian sudah siap untuk bersaing secara internasional. Bapak dekan sangat berharap dari kuliah umum kali ini bisa menambahan wawasan dalam pengelolaan perkebunan kelapa sawit secara berkelanjutan. Secara khusus, beliau mengharapkan mahasiswa dapat termotivasi dalam mencari ilmu pengetahuan ataupun termotivasi untuk dapat melanjutkan perkuliahan di luar negeri.

Related Posts