DOSEN FAKULTAS PERTANIAN MENGIKUTI  LOKAKARYA HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL (HKI) YANG DILAKSANAKAN SENTRA HKI ULM

Fakultas Pertanian ULM mengirimkan dua perwakilan dosennya yaitu Dr. Agung Nugroho,STP,M.Sc (prodi TIP) dan Prof. M. Rizal,M.Si (prodi Peternakan) pada acara lokakarya Hak Kekayaan Intelektual (HKI) yang diselenggarakan oleh Sentra HKI ULM di LPPM ULM pada tanggal 10 – 11 Oktober 2018.  Sentra HKI ULM menyelenggarakan lokakarya HKI ini bertujuan untuk pelatihan dan pendampingan dosen-dosen ULM yang penelitiannya memiliki potensi HKI termasuk Paten dan Hak Cipta dalam pembuatan draf paten, dimana pendampingannya dilakukan oleh Sentra HKI ULM bersama Dirjen HKI pusat.  Dosen-dosen terpilih dari seluruh fakultas telah diseleksi oleh Sentra HKI ULM berdasarkan luaran penelitiannya yang dibiaya oleh Kemenristek (DRPM) atau PNBP dan dana kompetitif lainnya, yang memiliki potensi untuk dapat di patenkan.

 

1

2

Suasana Pelaksanaan Lokakarya HKI yang dilaksanakan di LPPM ULM

Kegiatan diawali dan dibuka oleh Rektor yang diwakili WR III yaitu Dr.Ir.H. Abrani Sulaiman,M.Sc dan dilanjutkan oleh sambutan Ketua Sentra HKI ULM yaitu Umi Baroroh,S.Si, M.Si, dan selama kegiatan berlangsung  lokakarya HKI yang bertindak sebagai moderator dari tim Sentra HKI yaitu Prof.Dr. Danang Biyatmoko,M.Si dan Prof. Dr. Abdullah,M.Si.  Bertindak sebagai nara sumber lokakarya antara lain adalah Handi Nugraha,SH.,MH dari Dirjen HKI pusat di Jakarta yang memberikan materi yaitu Kebijakan dan Strategi Mengajukan Permohonan Paten.   Nara sumber juga ada yang berasal dari internal tim Sentra HKI ULM sendiri yaitu Dr.H.Djumadi,SH., M.Hum.  Nara sumber menyampaikan bahwa paten adalah hak eksklusif yang diberikan oleh negara kepada inventor atas hasil invensinya di bidang teknologi, unttuk selama waktu tertentu melaksanakan sendiri invensinya tersebut atau memberikan persetujuannya kepada pihak lain untuk melaksanakannya.  Pelaksanaan HKI ini sesuai UU No.7 Tahun 1994 adalah hak cipta serta hak kekayaan industri/industrial property right yang mencakup : Paten, Desain industri, merek, tata letak sirkuit terpadu, dan rahasia dagang.  HKI Sementara itu dikatakan bahwa arti penting perlindungan KI (kekayaan intelektual) adalah : 1) Jaminan kepastian hukum, 2) Alat pengenal bisnis atau brand image, 3) Sebagai alat promosi, 4) Sebagai sumber bisnis melalui invensi dan inovasi, 6) Sebagai alat meningkatkan daya saing atau posisi tawar perusahaan dalam dunia perdagangan dan investasi.

Target lokakarya HKI selama dua hari ini adalah menghasilkan luaran sejumlah draft paten yang akan disampaikan sebagai usulan yang disempurnakan dalam lokakarya.   Deskripsi paten dari sejumlah peneliti dari dosen-dosen ULM ini selanjutnya akan dikirimkan ke Dirjen HKI Jakarta untuk diproses dalam rangka mendapatkan sertifikat paten atau granted paten.  Waktu yang diperlukan dari mulai pengusulan hingga terbit sertifikat paten memerlukan waktu 4 tahun.  Akan tetapi inventor bisa mengajukan percepatan paten sehingga sertifikat paten dapat diperoleh lebih cepat waktunya.

Rektor ULM sejak setahun lalu tepatnya sejak tahun 2017 telah memberikan apresiasi bagi dosen-dosen pemegang sertifikat paten (granted paten) dengan memberikan piagam dan insentif sejumlah 15 juta untuk setiap sertifikat paten. Pada tahun ini di tahun 2018 apresiasi tersebut diberikan kepada dosen yang memiliki granted paten di acara Dies natalis ULM.  Hal ini mampu memberi angin segar dan semangat bagi dose-dosen ULM untuk lebih berkarya dalam bidang penelitian dan menghasilkan luaran yang kompetitif dan berpotensi paten.  Terbukti dengan meningkatkan jumlah dosen yang memperoleh paten dari tahun ke tahun, dan target tersebut diwujudkan dan difasilitasi dengan berdirinya Sentra HKI ULM sejak tahun 2015 yang secara rutin menyelenggarakan lokakarya setiap tahunnya untuk menjaring luaran penelitian dosen-dosen ULM yang punya karya penelitian yang layak untuk dipatenkan. Semoga dengan adanya lokakarya HKI ini akan mampu meningkatkan kualitas institusi ULM dalam peningkatan mutu penelitian yang berkorelasi dengan meningkatnya jumlah perolehan paten ULM.

Leave A Comment

Related Posts